PT Astra Daihatsu Motor (ADM) saat ini tengah menyusun rencana untuk memproduksi Daihatsu Rocky Hybrid di Karawang, Jawa Barat. Langkah ini diambil karena adanya peluang untuk memproduksi mobil hybrid pertama Daihatsu di tanah air, sebuah langkah yang sangat dinantikan oleh penggemar otomotif di Indonesia.
“Kami sedang melakukan studi yang memerlukan waktu cukup lama. Nantikan saja, apakah kita akan melanjutkan dengan Completely Built Up (CBU) atau memproduksi secara lokal,” ungkap Sri Agung Handayani, Direktur Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan PT ADM, di Jakarta.
Langkah ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, di mana pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan elektrik. Dengan hadirnya Rocky Hybrid, sino ini akan menjadi kendaraan yang tidak hanya efisien, tetapi juga inovatif.
Selain memproduksi mobil hybrid pertama, ADM juga memperkenalkan Rocky Hybrid di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Pada acara tersebut, ADM berhasil mencatatkan 147 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari total 580 SPK yang tersedia.
“Respon masyarakat sangat positif, dan kami berencana untuk memperkenalkannya di kota-kota lain setelah Jakarta,” jelas Agung. Hal ini menunjukkan bahwa pasar untuk kendaraan ramah lingkungan semakin meningkat di Indonesia.
Pengembangan Teknologi Kendaraan Ramah Lingkungan di Indonesia
Perkembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia semakin pesat seiring dengan munculnya berbagai regulasi pemerintah. Selain itu, adanya kesadaran masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih efisien juga mendorong produsen untuk berinovasi.
Daihatsu Rocky Hybrid menggunakan mesin 3-silinder siklus Atkinson 1.200 cc WA-VEX. Mesin ini berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sehingga menghasilkan efisiensi tinggi dalam konsumsi bahan bakar.
Penggunaan motor listrik bertenaga 104,5 Hp dan torsi 170 Nm pada mobil ini juga memberikan tenaga yang cukup powerful. Ini memungkinkan pengemudi merasakan pengalaman berkendara mobil listrik sepenuhnya, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari emisi yang dihasilkan.
Teknologi hybrid di mobil ini mampu mencapai akselerasi 100 km per jam dari posisi diam dalam waktu 10,36 detik. Dengan performa ini, Rocky Hybrid menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan efisiensi dan performa dalam satu paket.
Konsumsi Bahan Bakar dan Efisiensi Mobil Hybrid
Dari sisi konsumsi bahan bakar, Rocky Hybrid menawarkan angka yang sangat menarik. Berdasarkan penghitungan dengan metode Japan Cycle ’08 (JC08), mobil ini mampu mencapai efisiensi hingga 34,5 km per liter.
Namun, ketika diuji menggunakan metode Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle (WLTC) di Jepang, efisiensi yang diperoleh adalah 28 km per liter. Meskipun demikian, angka ini masih sangat mengesankan di kelasnya.
Dengan tangki bahan bakar 33 liter, Rocky Hybrid menjanjikan perjalanan yang lebih jauh tanpa seringkali harus mengisi ulang. Ini adalah keuntungan tersendiri bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh.
Pemilik kendaraan ini juga tidak perlu khawatir tentang biaya operasional yang tinggi, mengingat konsumsi bahan bakar yang efisien. Di saat yang sama, mereka juga turut berkontribusi terhadap lingkungan dengan mengurangi emisi karbon.
Strategi Pemperkenalan Mobil Hybrid di Pasar Indonesia
ADM memiliki strategi cerdas dalam memperkenalkan Rocky Hybrid ke pasar. Mengawali debut di GIIAS 2025, mereka telah merencanakan beberapa langkah pemasaran untuk mendekati konsumen di daerah lain di Indonesia.
Melalui kegiatan promosi, ADM ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat kendaraan hybrid. Hal ini penting agar konsumen dapat memahami kelebihan mobil ramah lingkungan tersebut.
Diharapkan, dengan semakin banyaknya informasi yang dibagikan ke publik, minat konsumen untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan akan meningkat. Di samping itu, dukungan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur pengisian daya juga menjadi kunci sukses peluncuran mobil ini.
Pengalaman berkendara yang lebih baik dan menguntungkan akan ditawarkan kepada konsumen. Melalui pendekatan ini, Daihatsu berkomitmen untuk menjadi pemain kunci dalam industri otomotif Indonesia, terutama dalam sektor kendaraan listrik.