Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan industri semikonduktor di sektor otomotif. Ini merupakan sebuah langkah strategis yang dapat memberikan manfaat besar bagi industri otomotif dalam negeri.
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menekankan bahwa mendorong investasi di bidang ini sangat krusial untuk mengurangi ketergantungan sektor otomotif pada komponen yang diimpor. Dengan adanya dukungan untuk pengembangan teknologi, industri dalam negeri dapat menjadi lebih mandiri dan kompetitif.
Jongkie juga menjelaskan bahwa pengembangan semikonduktor lokal akan meningkatkan daya saing produsen otomotif Indonesia. Terutama di saat dunia menghadapi tantangan dalam rantai pasok global, memiliki kapasitas produksi lokal untuk komponen kritis adalah langkah yang bijak.
Peran Penting Semikonduktor dalam Industri Otomotif
Semikonduktor menjadi komponen vital dalam berbagai teknologi otomotif modern, seperti sistem penggerak, infotainment, dan fitur keselamatan. Permintaan terhadap chip otomotif global semakin tinggi sejalan dengan perkembangan teknologi kendaraan listrik dan otonom.
Ketergantungan pada impor semikonduktor telah mengakibatkan sejumlah masalah bagi industri otomotif di Indonesia. Jongkie menekankan bahwa untuk menghindari gangguan produksi, industri harus mulai memproduksi chip di dalam negeri.
Dengan membangun ekosistem chip lokal, Indonesia tidak hanya bisa memenuhi kebutuhannya sendiri tetapi juga berpotensi menjadi pemain utama di pasar global. Menariknya, pengembangan industri semikonduktor ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mendukung berbagai sektor lainnya.
Prospek Investasi dalam Sektor Semikonduktor
Pertemuan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Hambalang pada awal Januari 2026 menandai sebuah langkah maju dalam menarik investasi ke sektor ini. Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam mengenai strategi investasi dan pengembangan teknologi semikonduktor yang diharapkan menjadi fondasi industri masa depan.
Melalui kolaborasi antar kementerian dan sektor swasta, kementerian berkepentingan berharap dapat menarik lebih banyak investor. Ini akan sangat berkontribusi pada pengembangan rantai pasokan lokal yang lebih kuat.
Investasi dalam teknologi semikonduktor tidak hanya akan memperkuat sektor otomotif, tetapi juga dapat meluas ke industri elektronik dan digital. Sebagai contoh, chip yang diproduksi dalam negeri dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari perangkat konsumen hingga infrastruktur teknologi informasi.
Sinergi antar Pemangku Kepentingan untuk Membangun Ekosistem
Keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan sektor swasta, sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung industri semikonduktor. Kolaborasi ini akan mempercepat proses penelitian dan pengembangan teknologi yang diperlukan.
Dari pertemuan tersebut, terlihat komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Dengan adanya insentif dan dukungan penelitian, diharapkan lebih banyak perusahaan akan tertarik untuk berinvestasi.
Selain itu, dukungan dalam bentuk pelatihan dan pendidikan juga diperlukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam bidang ini. Hal ini akan memastikan bahwa industri semikonduktor dapat berkembang secara berkelanjutan di Indonesia.










