Merek otomotif asal Tiongkok, Geely, baru saja memulai perakitan lokal untuk mobil listrik terbarunya, EX2. Peluncuran resmi mobil ini berlangsung pada November 2025, dan kini mereka menjadikan pabrik Handal Indonesia Motor sebagai lokasi perakitan.
Langkah ini menandai kehadiran EX2 sebagai varian ketiga yang diproduksi secara lokal setelah Starray EM-i dan EX5. Dengan harga sekitar Rp200 juta, EX2 diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
“Program pre-booking yang dibuka sejak November 2025 mendapatkan respons positif dengan lebih dari 1.000 SPK,” ungkap Wu Chuxing, CEO Geely Auto Indonesia. Perusahaan ini berencana untuk mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia dalam waktu dekat.
Inovasi dan Komitmen Geely dalam Mobil Listrik di Indonesia
Geely menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan mobil listrik di Indonesia melalui EX2. Mobil ini dirakit dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa Geely tidak hanya ingin memproduksi mobil, tetapi juga ingin memperkuat industri lokal. “Kami siap memberikan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal,” tambah Wu Chuxing.
Lebih dari sekadar perakitan, Geely juga memperkuat infrastruktur industri kendaraan listrik dengan meningkatkan kemampuan manufaktur. Mereka berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam sektor komponen utama untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Kemitraan Geely dengan Pemasok Lokal untuk Meningkatkan Rantai Nilai
Geely telah menjalin kemitraan dengan pabrikan lokal Gotion untuk menyuplai battery cell untuk EX2. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan industri baterai di Indonesia.
Dengan adanya kemitraan ini, Geely berharap dapat membangun rantai nilai yang lebih kuat dan berkelanjutan dalam produksi mobil listrik. Selain itu, hal ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di sektor terkait.
Teknologi baterai pada EX2 menggunakan sistem Cell-to-Pack (CTP) dan dilengkapi dengan Geely Battery Safety System yang canggih. Semua ini dirancang untuk memenuhi standar keselamatan global dan memastikan keamanan konsumen.
Strategi Geely dalam Penguatan Manufaktur dan Pelatihan Karyawan
Untuk menjaga kualitas produksi, Geely mengimplementasikan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) di lini pabrik. Sistem ini membantu memastikan konsistensi dan efisiensi pada setiap tahap produksi.
Setiap unit EX2 juga menjalani serangkaian pengujian ketat untuk memvalidasi performa Advanced Driver Assistance System (ADAS). Pengujian ini dilakukan dalam berbagai situasi berkendara untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna.
Komitmen Geely dalam melakukan perakitan lokal menjadi penting tidak hanya untuk transfer teknologi, tetapi juga untuk meningkatkan kompetensi manufaktur di Indonesia. Dengan adanya pelatihan teknis dan dukungan dari tim global, karyawan lokal dapat mengasah keterampilan mereka lebih lanjut.











