Senin, 12 Januari 2026 – 11:52 WIB. Harga emas di pasar domestik mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp 2.631.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan fluktuasi yang dinamis di pasar logam mulia, di mana banyak investor mulai mencari instrumen yang lebih aman.
Harga ini mencerminkan kenaikan sebesar Rp 29.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Dengan begitu, banyak yang mulai mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam emas sebagai cara melindungi nilai aset mereka di tengah ketidakpastian ekonomi.
Data diperoleh dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia yang mengelola harga emas batangan tersebut. Ini mencakup berbagai variabel yang memengaruhi harga jual dan beli kembali emas di pasar.
Rincian Harga Emas Berdasarkan Ukuran dan Nilai
Dalam penjualan hari ini, harga emas berdasarkan ukuran juga bervariasi. Misalnya, emas seberat lima gram dihargai Rp 12,930 juta, sementara untuk 10 gram dibanderol Rp 25,805 juta.
Selain itu, emas dengan berat 25 gram dijual seharga Rp 64,387 juta. Sementara itu, untuk ukuran yang lebih besar, harga emas 50 gram mencapai Rp 128,695 juta dan 100 gram Rp 257.312 juta.
Kaum investor juga memiliki opsi untuk berinvestasi dalam ukuran yang lebih besar, seperti emas 250 gram yang ditempatkan pada harga Rp 643.015 juta. Dengan demikian, banyak yang beranggapan bahwa berinvestasi dalam emas dalam ukuran besar bisa menjadi langkah strategis untuk diversifikasi portofolio.
Ketentuan Pajak Pada Penjualan Emas Batangan
Perlu diketahui bahwa harga jual emas batangan ini belum termasuk pajak. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak yang cukup signifikan.
Dalam hal penjualan kembali emas batangan ke perusahaan, nominal di atas Rp 10 juta akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP. Sedangkan, bagi yang tidak memiliki NPWP, potongan pajak yang dikenakan mencapai 3 persen.
Pengetahuan mengenai ketentuan pajak ini sangat penting bagi para investor, sehingga mereka bisa mempersiapkan perhitungan yang tepat sebelum melakukan transaksi. Hal ini tentunya akan berpengaruh besar terhadap keuntungan bersih yang akan mereka terima.
Pergerakan Harga Emas Global dan Faktor Pendorongnya
Secara global, harga emas menunjukkan lonjakan yang mengesankan, melampaui US$4.600 per ons. Peningkatan ini dipicu oleh situasi geopolitik yang tidak stabil, terutama terkait konflik di Iran.
Sinyal ancaman dari pihak otoritas AS terhadap Federal Reserve juga menjadi faktor yang memengaruhi harga emas. Ketika pasar merespons berita ini, banyak yang beralih ke emas untuk mengamankan investasi mereka.
Kenaikan ini memberi pelajaran bagi para investor bahwa harga emas sangat sensitif terhadap peristiwa yang terjadi di kancah internasional. Memiliki pengetahuan tentang dinamika ini sangat penting untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik.











