Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak perguruan tinggi terkemuka di Inggris untuk bekerja sama dalam mendirikan sepuluh universitas baru di tanah air. Usulan ini diungkapkan dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable yang berlangsung di Lancaster House, London.
Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dia menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Tujuan Strategis Pendirian Universitas Baru di Indonesia
Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menghadapi masalah serius terkait kekurangan tenaga medis. Saat ini, Indonesia masih memerlukan sekitar 140 ribu dokter untuk memenuhi standar kesehatan yang ideal.
Meski jumlah lulusan dokter setiap tahun masih terbatas, kebutuhan masyarakat untuk pelayanan kesehatan semakin meningkat. Hal ini membuat Pemerintah Indonesia merasa perlu untuk mengambil langkah strategis dalam meningkatkan jumlah tenaga medis yang berkualitas.
Rencana pendirian universitas baru tersebut diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lulusan di bidang kedokteran. Ini adalah upaya untuk menjawab masalah mendasar yang telah lama menjadi tantangan di sektor kesehatan tanah air.
Standar Pendidikan Internasional dalam Pendekatan Baru
Prabowo menegaskan bahwa universitas yang akan dibangun nanti akan berstandar internasional. Sistem pendidikan di universitas baru ini akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, mengikuti standar pendidikan tertinggi yang ada di Inggris.
Dengan standar yang ditetapkan, diharapkan lulusan universitas ini dapat bersaing di tingkat global. Para mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan beasiswa penuh, memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik untuk mendalami ilmu kedokteran dan teknologi.
Selain itu, mahasiswa juga akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan. Ini menjadi persiapan yang penting agar mereka dapat mengikuti sistem pendidikan yang diterapkan.
Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Berstandar Internasional
Rencana pembangunan rumah sakit pendidikan di setiap kampus juga menjadi fokus dalam pertemuan tersebut. Rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia secara keseluruhan.
Prabowo juga menyampaikan keuntungan ekonomi dari pembangunan fasilitas-fasilitas ini. Dengan adanya rumah sakit pendidikan yang berstandar internasional, diharapkan masyarakat Indonesia tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang berkualitas.
Langkah ini juga diharapkan dapat menghemat anggaran negara hingga USD6 miliar setiap tahunnya. Dana tersebut dapat dialokasikan untuk pengembangan universitas dan fasilitas kesehatan yang lebih baik.










