Selain Natal, Puan juga mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia berharap tahun yang baru dapat membawa kehidupan yang lebih baik, sejahtera, dan tenteram.
“Selamat Tahun Baru 2026 untuk seluruh rakyat Indonesia. Semoga Tahun 2026 akan memberikan jalan yang lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih tenteram bagi kita semua,” ungkap Puan.
Ia mengajak masyarakat merayakan pergantian tahun secara sederhana serta menumbuhkan empati terhadap korban bencana. Puan juga mendorong pemerintah daerah agar tidak menggelar perayaan secara berlebihan.
“Mari kita merayakan Tahun Baru dengan membangun empati kepada saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana alam,” pesannya.
Puan berharap, memasuki Tahun Baru 2026, semangat kemanusiaan dan gotong royong semakin diperkuat. Ia mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk turut membantu para korban bencana.
“Gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah menjadi bukti kokohnya persaudaraan di Bumi Pertiwi. Mari kita teruskan,” pungkas cucu Proklamator RI, Bung Karno itu.
Kehangatan dan Harapan di Tahun Baru 2026
Tahun Baru selalu menjadi momen di mana harapan dan cita-cita direset. Tidak hanya untuk individu, tetapi juga bagi seluruh rakyat dan bangsa.
Puan menekankan pentingnya merayakan dengan cara yang bermakna, terutama di tengah tantangan yang dihadapi. Dengan semangat baru, diharapkan dapat tercipta perubahan yang lebih baik.
Saat perayaan Tahun Baru menghampiri, masyarakat diingatkan tentang nilai-nilai kemanusiaan yang perlu ditonjolkan. Mengutamakan solidaritas, terutama bagi mereka yang tengah berjuang menghadapi bencana.
Mengajak Semua Pihak untuk Berpartisipasi
Puan menyerukan kepada setiap elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam membantu saudara yang memerlukan. Keterlibatan secara langsung akan memberikan dampak positif yang besar.
Partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat diharapkan dapat mendorong terciptanya suasana yang gotong royong. Ini menjadi wujud nyata dari persaudaraan dan kepedulian sosial yang tinggi.
Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam menyediakan dukungan dan bantuan bagi korban. Bukan hanya seremonial, tetapi perlu ada aksi nyata yang bisa dirasakan.
Membangun Empati dalam Setiap Momen
Dalam menyongsong Tahun Baru, Puan mengajak masyarakat untuk mengevaluasi kembali cara pandang terhadap hidup. Membangun empati adalah langkah awal untuk menciptakan dunia yang lebih baik.
Keberadaan bencana alam dapat mempersatukan kita untuk membantu sesama. Dengan meningkatkan rasa peduli, diharapkan akan lahir generasi yang lebih sadar akan tanggung jawab sosial.
Puan menjelaskan bahwa setiap tindakan kecil mampu memberikan dampak yang besar. Mulai dari menyisihkan rezeki hingga memberikan waktu dan tenaga untuk membantu.
Ilmu dan Wawasan untuk Masa Depan yang Lebih Cerah
Masyarakat perlu menyadari pentingnya belajar dari setiap peristiwa. Tahun Baru bukan hanya sekedar angka, tetapi merupakan waktu untuk memperbaharui komitmen.
Dengan mengumpulkan ilmu dan wawasan selama setahun, diharapkan bisa mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa mendatang. Puan berharap agar masyarakat lebih melek terhadap isu sosial.
Melangkah menuju Tahun Baru diharapkan bukan hanya pencapaian individu, tetapi juga pencapaian kolektif. Kebersamaan dalam merayakan bisa menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga.











