Menteri Luar Negeri Sugiono memimpin upacara pemakaman Duta Besar LBBP RI untuk Filipina, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo. Acara yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, ini berlangsung dengan penuh khidmat pada Senin, 9 Februari 2026.
Upacara pemakaman tersebut dilakukan dengan tata cara militer yang megah, menandakan penghormatan tinggi bagi almarhum. Sugiono sebagai inspektur upacara memberikan penghormatan kepada seorang perwira dan diplomat yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa.
Acara ini dihadiri oleh banyak tokoh penting dan pejabat negara, termasuk Gubernur Lemhannas, Ketua DEN, dan mantan Menteri Agama. Kehadiran mereka menegaskan betapa besarnya pengaruh dan kontribusi Letjen Agus Widjojo selama hidupnya dalam dunia diplomasi.
Pengenalan Sosok Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo
Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo meninggal dunia saat berusia 78 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kehilangan ini terasa sangat mendalam, khususnya bagi mereka yang mengenalnya baik sebagai rekan kerja maupun sahabat.
Sepanjang kariernya, Agus dikenal sebagai sosok yang tidak hanya mengutamakan tugas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan dedikasi. Kontribusinya dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Filipina telah diakui secara luas.
Rasa kehilangan ini juga dinyatakan oleh Menteri Luar Negeri yang menekankan bahwa Agus adalah teladan dalam mengemban tugas. Di tengah kondisi kesehatan yang menurun, semangatnya dalam menjalankan amanah tetap tak tergoyahkan.
Penghormatan Terakhir dan Reaksi Masyarakat
Penghormatan terakhir kepada Letjen Agus Widjojo dilakukan dengan penuh kesedihan. Sesaat setelah upacara, banyak yang berbagi kenangan indah tentang almarhum, mengingat berbagai momen berharga yang telah dibagikannya dengan orang-orang di sekitarnya.
Pemerintah Filipina juga menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam. Duta Besar Filipina untuk Indonesia menggambarkan sosok Agus sebagai seorang pemimpin yang visioner dan selalu berkomitmen menjalankan tugasnya.
Moment-moment bersama almarhum, seperti diskusi mengenai hubungan bilateral, menjadi kenangan berharga yang akan terus diingat. Hubungan diplomatik antara kedua negara juga diharapkan semakin kuat sebagai penghormatan bagi sosok yang telah pergi.
Pensiun dan Warisan yang Ditorehkan
Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo pensiun dari dinas militer dan memulai karir baru sebagai diplomat. Pelantikannya sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Filipina pada 12 Januari 2022 menjadi puncak semangatnya dalam melanjutkan pengabdian kepada negara.
Agus sebelumnya menjabat Gubernur Lemhannas, posisi yang membekalinya dengan pemahaman mendalam tentang kebijakan dan keamanan nasional. Hal ini sangat bermanfaat dalam menjalankan tugasnya sebagai Duta Besar, menjalin hubungan yang lebih erat dengan negara sahabat.
Warisan yang ditinggalkan Agus Widjojo bukan hanya tentang posisi dan jabatan, melainkan juga nilai-nilai kepemimpinan yang dapat dicontoh. Dedikasi dan semangatnya dalam menjalankan tugas hingga akhir hayat menjadi inspirasi bagi banyak orang.









