Mobil listrik mulai menjadi sorotan penting di pasar otomotif global, termasuk di Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah Jaecoo J5 EV, yang kini telah resmi diproduksi di pabrik perakitan yang dikelola oleh Mercedes-Benz di kawasan Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Pabrik ini sebetulnya merupakan milik PT Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia yang telah menjalin kemitraan erat dengan Chery Motor Indonesia. Dengan produksi ini, Jaecoo J5 EV berpeluang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di segmen kendaraan listrik.
Chery Motor Indonesia, melalui Presiden Direktur Zeng Shuo, mengkonfirmasi bahwa perakitan mobil ini memang dilakukan di fasilitas Mercedes-Benz. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi bagi konsumen Indonesia.
Dirinya menjelaskan, “Kolaborasi kami dengan Inchcape Indonesia bertujuan untuk mengoptimalkan produksi dan distribusi model-model kami.” Dengan demikian, Jaecoo J5 EV kini dirakit di dua lokasi berbeda, meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan.
Sebelum produksi di Wanaherang, unit Jaecoo J5 EV telah dirakit di PT Handal Indonesia Motor (HIM) sejak Oktober 2025. Sekarang, unit-unit yang telah jadi ini mulai didistribusikan ke dealer-dealer di seluruh Indonesia untuk keperluan tes drive dan pameran.
Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia yang Semakin Pesat
Pasar mobil listrik di Indonesia mulai menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, seiring dengan upaya pemerintah untuk mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Mobil listrik tidak hanya menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi juga mengurangi jejak karbon.
Jaecoo J5 EV menjadi salah satu contoh nyata dari perkembangan ini, di mana kendaraan ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir. Kemampuan baterai yang mampu menopang jarak tempuh yang jauh membuatnya menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang peduli dengan lingkungan.
Sejak dibuka untuk pre-booking di ajang GIIAS 2025, minat konsumen terhadap kendaraan ini sangat tinggi. Dengan estimasi harga yang terjangkau, mobil listrik ini mampu menarik perhatian banyak kalangan.
Dengan menargetkan harga Rp 350 juta untuk varian standard dan Rp 450 juta untuk varian premium, Jaecoo J5 EV menawarkan nilai yang sebanding dengan fitur yang ditawarkan. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang beralih ke kendaraan listrik.
Keuntungan Menggunakan Jaecoo J5 EV sebagai Kendaraan Sehari-hari
Jaecoo J5 EV dilengkapi dengan baterai berkapasitas 60,9 kWh, yang menawarkan kombinasi efisiensi dan kepraktisan bagi penggunanya. Selain itu, kapabilitas pengisian daya yang cepat menjadikannya solusi ideal untuk penggunaan sehari-hari.
Salah satu keunggulan utama mobil listrik adalah biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan mobil konvensional. Pengguna tidak perlu terus-menerus mengeluarkan uang untuk bahan bakar, yang tentunya bisa menghemat pengeluaran bulanan.
Selain itu, masyarakat dapat merasakan dampak positif dari penggunaan mobil listrik terhadap kualitas udara. Dengan mengurangi emisi gas buang, kita berkontribusi untuk menjaga lingkungan yang lebih sehat.
Jaecoo J5 EV juga menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara. Fitur-fitur modern yang disematkan, seperti sistem infotainment terkini dan pengendalian yang responsif, membuat pengalaman berkendara semakin menyenangkan.
Strategi Pemasaran dan Target Pasar untuk Jaecoo J5 EV
Untuk memastikan bahwa Jaecoo J5 EV diterima di pasar, strategi pemasaran yang efektif menjadi kunci. Pemasaran digital dan kolaborasi dengan dealer-dealer terkemuka di Indonesia adalah langkah penting dalam meningkatkan visibility produk.
Pihak Chery Motor Indonesia juga menyadari pentingnya feedback dari konsumen. Dengan mendengarkan masukan dari pengguna, mereka bisa melakukan perbaikan dan penyesuaian produk agar sesuai dengan harapan pasar.
Segmentasi pasar untuk Jaecoo J5 EV cukup beragam, mulai dari keluarga muda hingga profesional yang peduli dengan keberlanjutan. Dengan target yang luas ini, produk diharapkan dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen.
Peluncuran mobil ini diharapkan tidak hanya akan mendorong penjualan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya kendaraan listrik. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk ini juga menegaskan bahwa pasar otomotif Indonesia sedang mengalami pergeseran.









