Setelah menyatakan diri sebagai partai politik, Gerakan Rakyat menunjukkan rencana ambisius untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Dalam pernyataannya, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan harapan untuk melihat Anies memimpin Republik Indonesia di masa depan.
“Kami sangat berharap bahwa pemimpin nasional yang akan datang adalah Anies Rasyid Baswedan,” ungkap Sahrin saat pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Jakarta, pada 18 Januari 2026. Dia menekankan bahwa ke depan, perjuangan politik Gerakan Rakyat sangat erat kaitannya dengan sosok Anies Baswedan.
Sahrin menegaskan bahwa Gerakan Rakyat akan mengedepankan Anies Baswedan sebagai simbol perjuangan mereka. “Di semua kondisi, Anies Baswedan adalah bagian dari Gerakan Rakyat,” tambahnya, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap dukungan ini.
Secara simbolis, Anies Baswedan telah diakui sebagai anggota Gerakan Rakyat dengan menerima kartu tanda anggota nomor 0001 pada 17 Desember 2025. Hal ini menunjukkan bahwa Anies tidak hanya didukung secara ideologis, tetapi juga secara struktural dalam partai ini.
Gerakan Rakyat juga menargetkan untuk mendaftarkan partai ini ke Kementerian Hukum Republik Indonesia pada Februari 2026. Sahrin mengajak semua kader partai untuk bekerja keras agar syarat-syarat yang diperlukan dapat dipenuhi demi terwujudnya cita-cita ini.
Strategi dan Komitmen Gerakan Rakyat untuk Pemilu Mendatang
Dalam upaya mencapai tujuannya, Gerakan Rakyat telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi pemilu yang akan datang. Sahrin menyatakan pentingnya membangun jaringan yang kuat di kalangan masyarakat untuk meraih dukungan yang lebih luas.
“Kita harus membangun militansi di antara kader dan simpatisan agar ingin bergerak bersama dalam perjuangan ini,” katanya. Melalui penguatan struktur organisasi, Gerakan Rakyat berharap bisa menjaring lebih banyak suara di pemilu mendatang.
Partai ini juga merencanakan berbagai kegiatan sosial dan pendidikan untuk mengenalkan visi dan misi mereka kepada masyarakat. Sahrin mengungkapkan, pendidikan politik bagi calon pemilih merupakan langkah strategis dalam membentuk kesadaran kolektif.
Melibatkan anggota masyarakat dalam diskusi publik dan bentuk kampanye interaktif juga menjadi bagian dari rencana mereka. Hal ini bertujuan untuk mendekati masyarakat secara langsung dan membangun dialog konstruktif mengenai isu-isu terkini.
“Kita akan hadir di tengah-tengah masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka,” tegas Sahrin, yang menekankan bahwa Gerakan Rakyat akan mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap langkah kebijakannya.
Pendekatan Gerakan Rakyat terhadap Tantangan Politik Saat Ini
Gerakan Rakyat menyadari tantangan politik yang dihadapi saat ini sangat kompleks. Berbagai isu mulai dari ekonomi sampai sosial harus dihadapi dengan kepala dingin dan strategi yang tepat.
Mereka berkomitmen untuk tetap berpegang pada prinsip keberpihakan kepada masyarakat. “Kita akan berdiri di samping rakyat, mendengarkan keluhan mereka, dan mencari solusi bersama,” ungkap Sahrin dalam pidato kunci di Rakernas.
Selain itu, Gerakan Rakyat berupaya menjalin aliansi dengan partai atau organisasi lain yang memiliki visi serupa. Kolaborasi ini diharapkan bisa memperkuat posisi mereka dalam panggung politik nasional.
Sahrin menekankan perlunya survai dan kajian untuk memahami lebih dalam tentang kebutuhan masyarakat. Dengan informasi yang tepat, mereka bisa mengelola program dan inisiatif yang lebih relevan.
“Menghadapi tantangan yang ada, kita perlu fokus dan berani mengambil langkah-langkah yang inovatif,” tutup Sahrin, menandakan semangat baru untuk menghadapi pemilu.
Visi dan Misi Gerakan Rakyat Berbasis Kesejahteraan Sosial
Visi Gerakan Rakyat adalah menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih adil dan sejahtera. Mereka percaya bahwa setiap rakyat berhak mendapatkan kesejahteraan yang sama.
Sahrin mengatakan misi mereka adalah memberdayakan masyarakat melalui program-program yang berbasis kebutuhan nyata. Hal ini untuk memastikan setiap individu mendapati manfaat dari kebijakan-kebijakan yang dijalankan.
Salah satu langkah awal yang diambil adalah memberikan perhatian pada pendidikan dan kesehatan masyarakat. “Kami akan secara aktif berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di daerah tertinggal,” ujar Sahrin.
Pemberdayaan ekonomi lokal juga menjadi fokus penting Gerakan Rakyat. Dalam perencanaan mereka, dukungan untuk usaha mikro dan kecil akan diprioritaskan agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi.
“Dengan program yang tepat, kita bisa menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi kemiskinan,” kata Sahrin, menegaskan bahwa upaya ini adalah langkah nyata menuju kesejahteraan sosial yang lebih baik.











