PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) baru-baru ini membuat langkah penting untuk mendukung pendidikan di Indonesia dengan mendonasikan sebuah unit kendaraan praktik, yaitu Mitsubishi Fuso Colt Diesel, kepada SMK Negeri 3 Sorong yang terletak di Papua Barat Daya. Langkah dari KTB ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam semakin memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan di Tanah Air.
Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan oleh Prasetio Hartono, Direktur Divisi Administration & HR PT KTB, kepada Umar Singgih, Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Sorong. Momen penyerahan ini menjadi perhatian, mengingat ini adalah donasi keempat yang dilakukan KTB selama tahun fiskal 2025 ke sejumlah sekolah.
Daisuke Okamoto, Presiden Direktur PT KTB, menyampaikan bahwa donasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, para siswa dapat mengasah potensi mereka dan mendapatkan pengalaman yang relevan dalam industri otomotif.
Peran Penting Pendidikan dalam Menggerakkan Industri Otomotif
Pendidikan memegang peranan kunci dalam kemajuan suatu industri, terutama industri otomotif. Dalam konteks ini, donasi kendaraan praktik oleh KTB menjadi sangat signifikan untuk menyiapkan siswa sesuai dengan kebutuhan industri.
Dengan mempersiapkan siswa melalui pelatihan dan pengalaman langsung menggunakan kendaraan praktik, mereka akan lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Ini adalah bentuk nyata dari transfer teknologi yang akan menguntungkan industri otomotif di masa depan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri, menciptakan lulusan yang lebih kompeten. Dengan demikian, persaingan di pasar kerja dapat semakin sehat dan produktif.
KTB FUSO Vocational Education Program sebagai Inisiatif Sosial
Donasi kendaraan praktik ini merupakan salah satu kegiatan dari program tanggung jawab sosial perusahaan KTB, yang dikenal dengan nama KTB FUSO Vocational Education Program (KTB FUSO VEP). Program ini telah berjalan sejak tahun 2017 dan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa di bidang otomotif.
Selama periode tersebut, KTB telah melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk pelatihan otomotif bersertifikat untuk guru dan siswa. Kegiatan ini adalah inisiatif yang dirancang untuk memastikan bahwa pendidikan yang diterima siswa tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis.
Program KTB FUSO VEP juga meliputi penyediaan peralatan pendukung pendidikan. Hal ini bertujuan untuk memberikan fasilitas yang dibutuhkan agar siswa dapat belajar dengan lebih efektif dan efisien.
Pentingnya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Otomotif di Indonesia
Meningkatkan kualitas pendidikan otomotif bisa berpengaruh besar pada perkembangan industri kendaraan di Indonesia. Dengan adanya dukungan dari perusahaan-perusahaan seperti KTB, diharapkan siswa dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Pelatihan otomotif yang ditawarkan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar langsung dari ahlinya. Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mereka, tetapi juga memberikan mereka kepercayaan diri saat menghadapi dunia kerja nanti.
Sebelum memasuki dunia industri, siswa juga diberikan pelatihan soft skill yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam hal komunikasi, kerja sama, dan etika kerja. Aspek ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing siswa di pasar kerja.









