Sassuolo mengalami kekalahan yang menyakitkan saat bertanding melawan Inter Milan pada hari Senin, 9 Februari 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mapei, mereka tidak hanya kalah, tetapi mengalami kekalahan telak dengan skor 0-5, menandakan betapa dominannya performa tim tamu dalam laga tersebut.
Kapten tim, Jay Idzes, bermain penuh selama 90 menit. Namun, meskipun memiliki kesempatan, lini belakang Sassuolo tidak mampu menahan gempuran serangan Inter yang berbahaya.
Pertandingan dibuka dengan gol cepat dari Inter Milan, menunjukkan bahwa mereka ingin segera mengambil alih permainan. Serangan bertubi-tubi dari tim tamu membuat Sassuolo kesulitan untuk menemukan ritme permainannya.
Penyebab Utama Kekalahan Sassuolo di Hadapan Inter Milan
Inter Milan membuka keunggulan pada menit ke-11. Gol pertama dicetak oleh bek Yann Bisseck yang berhasil menyundul bola dari sepak pojok Federico Dimarco, yang sangat sulit ditangkap oleh kiper Sassuolo, Arjanet Muric.
Selang 17 menit kemudian, Inter kembali menggandakan keunggulan melalui Marcus Thuram. Penyerang asal Prancis tersebut mencetak gol dengan mudah setelah menyambar umpan mendatar dari Dimarco, membuat Sassuolo semakin tertekan.
Meski Sassuolo sempat memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan, gol Kristian Thorstvedt pada menit ke-43 dianulir oleh wasit. Posisi offside Armand Laurienté dalam proses serangan mengakibatkan mereka gagal mendapatkan gol yang diharapkan menjelang jeda.
Penampilan Inter Milan yang Mendominasi Sepanjang Pertandingan
Memasuki babak kedua, Inter menunjukkan intensitas yang lebih tinggi dalam permainan. Lautaro Martinez menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol ketiga pada menit ke-50 melalui sebuah tendangan voli yang memanfaatkan kelalaian pemain belakang Sassuolo.
Situasi semakin buruk bagi Sassuolo ketika Manuel Akanji menambah keunggulan Inter hanya tiga menit setelah gol ketiga. Sundulan kuatnya memanfaatkan sepak pojok dari Dimarco membuat Sassuolo seolah kehilangan arah dalam pertahanan.
Di tengah tekanan yang meningkat, Sassuolo harus bermain dengan 10 pemain setelah Nemanja Matic mendapatkan kartu merah akibat protes kerasnya terhadap wasit. Menghadapi situasi ini, pertahanan Sassuolo semakin rapuh.
Kesulitan yang Dihadapi Sassuolo di Lini Belakang
Seiring berjalannya waktu, Inter terus membombardir pertahanan Sassuolo. Jay Idzes, sebagai kapten, tampak berjuang sekuat tenaga untuk mengatur lini belakang namun masih kesulitan menghadapi serangan beruntun dari tim lawan.
Pertandingan ditutup dengan gol terakhir dari Luis Henrique pada menit ke-89. Sepakan voli kerasnya dari sisi kanan kotak penalti menandai malam buruk bagi Sassuolo yang tidak mampu bangkit dari tekanan sepanjang laga.
Kekalahan ini menggarisbawahi dominasi Inter Milan, sekaligus mengindikasikan betapa pentingnya perbaikan dalam taktik dan strategi bagi Sassuolo ke depannya. Tim yang diperkuat Jay Idzes harus belajar dari hasil ini untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya dengan lebih baik.










