Pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) masih menjadi masalah yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Praktik ini sering kali menggelincirkan konsumen yang tidak teliti saat membeli kendaraan bekas dan berpotensi merugikan mereka di kemudian hari.
Penting bagi calon pembeli untuk memahami cara mengenali STNK asli dan palsu agar tidak terjebak dalam praktik penipuan ini. Proses ini dapat dilakukan dengan cermat dan tidak terburu-buru.
Dengan mengetahui ciri-ciri spesifik dari STNK asli, calon pembeli dapat lebih mudah membedakan dokumen yang otentik dari yang palsu. Beberapa langkah sederhana berikut dapat menjadi panduan praktis dalam melakukan pengecekan.
Langkah Deteksi Awal: Cermati Hologram pada STNK
Langkah pertama dalam menilai keaslian STNK adalah dengan memeriksa stiker hologram yang terpasang. Kedua jenis dokumen ini memiliki hologram, tetapi karakteristiknya tidaklah sama.
Pada STNK yang asli, hologram terlihat konsisten dan warnanya tidak berubah ketika diterawang dari berbagai sudut. Berbeda dengan STNK palsu, hologramnya biasanya lebih mudah berubah warna saat dilihat dari sisi tertentu.
Jika Anda memperhatikan ciri ini, Anda bisa mulai meragukan keaslian STNK tersebut. Perlu diingat bahwa kejelasan dan kecerahan hologram pada STNK asli adalah tanda penting yang tidak boleh diabaikan.
Periksa Keberadaan Lubang Mikro pada STNK
Ciri mencolok lainnya terletak pada keberadaan lubang-lubang kecil yang membentuk tulisan “STNK”. Lubang mikro ini biasanya hanya dapat dilihat dengan seksama, terletak di sisi kanan lembar STNK.
Jika Anda menemukan STNK tanpa adanya lubang-lubang tersebut, hal ini patut dicurigai karena bisa jadi dokumen tersebut bukan keluaran resmi. Ini adalah salah satu tanda mendasar yang dapat membantu Anda dalam menilai keaslian dokumen.
Kualitas lubang mikro ini juga bisa menjadi indikator yang menunjukkan tingkat profesionalisme dalam proses pencetakan. STNK asli mempertahankan tingkat detail yang lebih baik dibandingkan yang palsu.
Material Kertas: Ciri Penting untuk Dibedakan
Penting juga untuk memperhatikan jenis kertas yang digunakan pada STNK. STNK asli biasanya dicetak menggunakan kertas yang memiliki tekstur lebih kasar dan cukup tebal. Kertas ini juga memiliki daya tahan yang lebih baik, sehingga tidak mudah sobek.
Sementara itu, STNK palsu umumnya menggunakan kertas berkualitas rendah yang halus dan tipis. Kertas ini jauh lebih mudah rusak jika dibengkokkan atau dilipat.
Jika Anda merasakan kertas STNK yang hendak diperiksa terasa tipis dan rapuh, bisa jadi itu adalah sinyal bahwa dokumen tersebut adalah palsu. Memeriksa material kertas dapat menjadi langkah awal yang sangat efektif.
Pentingnya Memeriksa Barcode dan Konfirmasi ke Polisi
Jika Anda masih merasa ragu mengenai keaslian STNK, Anda dapat memindai barcode yang tercetak pada dokumen menggunakan aplikasi pemindai. Ini adalah cara modern yang cukup efisien untuk memverifikasi keaslian dokumen.
Alternatif lain adalah membawa STNK ke kantor kepolisian terdekat untuk mendapatkan verifikasi langsung. Proses ini biasanya cepat dan dapat memberikan ketenangan pikiran bagi calon pemilik kendaraan.
Penting untuk tidak mengabaikan langkah ini, karena hasil dari pengecekan dapat menentukan keputusan Anda dalam melakukan pembelian kendaraan. Ini adalah tahapan yang sangat krusial agar terhindar dari masalah di kemudian hari.








