Sabtu, 6 Desember 2025 – 03:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pelaku ekonomi di Indonesia tentang pentingnya kepatuhan terhadap hukum dan kewajiban membayar pajak. Dalam acara puncak peringatan HUT ke-61 salah satu partai politik di Istora Senayan, Jakarta, beliau menyampaikan pesan ini dengan tegas dan bersemangat.
Prabowo menekankan bahwa kesadaran untuk mematuhi peraturan yang berlaku sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi negara. Ia berharap para pelaku bisnis tidak lagi mengabaikan kewajiban tersebut demi kebaikan bersama.
Dalam pidatonya, Prabowo menyerukan kepada semua pihak untuk memikirkan tanggung jawab sosial mereka. Ia menegaskan bahwa rakyat sudah semakin cerdas dan tidak mau dibohongi lagi oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab.
Pentingnya Kepatuhan Hukum dalam Dunia Bisnis di Indonesia
Pidato Presiden mengungkapkan perlunya kesadaran dari setiap pelaku usaha agar mematuhi hukum yang ada. Ia merasa sudah saatnya bahwa setiap pihak memahami bahwa bayar pajak adalah bagian dari kontribusi kepada negara. Hanya dengan cara ini, pemerintah bisa membangun infrastruktur yang dibutuhkan.
Prabowo mengingatkan bahwa dana dari pajak sangat vital untuk pengembangan fasilitas publik. Tanpa dukungan dari sektor swasta dalam bentuk kepatuhan pajak, pembangunan yang diharapkan tidak akan terjadi.
Ia juga mengkritik mereka yang hanya mampu berbicara tanpa bertindak. Menurutnya, hanya berbicara tanpa memberikan kontribusi nyata akan membawa kerugian bagi rakyat dan negara.
Respon terhadap Anggapan Negatif tentang Tindakannya
Presiden juga menanggapi berbagai anggapan miring mengenai retorikanya. Ia menyadari bahwa beberapa individu mungkin menilai bahwa tindakan kerasnya hanya sekadar untuk membuat cetakan di podium, tanpa implementasi di lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa itu bukan sikapnya.
Dalam menyampaikan pandangannya, Prabowo memberikan ultimatum kepada para pelanggar hukum untuk berbenah. Ia berharap agar mereka dapat kembali ke jalur yang benar dan menyelesaikan kewajiban mereka kepada negara.
Menurutnya, jika setiap individu memahami perannya dalam penegakan hukum dan keberlanjutan ekonomi, maka akan tercipta suasana yang lebih baik. Komitmen untuk menjalankan ketentuan hukum adalah hal yang tidak bisa ditawar-tawar.
Urgensi Pajak dalam Membangun Infrastruktur
Prabowo menegaskan betapa pentingnya pajak untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Ia berpendapat bahwa tanpa pajak, tidak mungkin bisa membangun dengan baik jembatan, sekolah, dan rumah bagi masyarakat. Semua itu memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Kepala Negara tersebut menegaskan bahwa harus ada kerja nyata dalam pembangunan, bukan hanya retorika. Ia mendorong semua pihak untuk aktif terlibat dalam proses pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dengan menekankan kebutuhan akan pendidikan dan tempat tinggal yang layak, Prabowo menegaskan bahwa investasi dalam kualitas hidup rakyat adalah investasi yang penting. Tanpa dasar yang kuat, roda ekonomi tidak akan berputar dengan baik.
Mengajak Semua untuk Berperan Aktif dalam Pembangunan
Dalam pidatonya, Prabowo mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun bangsa. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa rakyat Indonesia semakin mengerti antara jujur dan tidaknya para pemimpin. Masyarakat memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya.
Dia mengajak para pelaku ekonomi untuk bersama-sama membangun reputasi yang baik. Dengan ikut patuh pada hukum dan kewajiban perpajakan, hal ini menunjukkan komitmen terhadap masa depan yang lebih baik.
Prabowo pun mendorong agar sinergi antara pemerintah dan sektor usaha dapat terus berjalan. Ia berkeyakinan bahwa kerjasama tersebut akan mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.











